Oktober 23, 2017

Detail Anggota KSI


Jatiwangi art Factory

Jatiwangi art Factory (JaF) adalah sebuah organisasi nirlaba yang berfokus kepada kajian kehidupan lokal pedesaan lewat kegiatan seni dan budaya seperti festival, pertunjukan, seni rupa, musik, video, keramik, pameran, residensi seniman, diskusi bulanan, siaran radio dan pendidikan.

JaF didirikan pada 27 September 2005. Sejak 2008 JaF bekerja sama dengan Pemerintahan Desa Jatisura melakukan riset dan penelitian dengan menggunakan keterlibatan kesenian kontemporer yang kolaboratif dan saling berkaitan. JaF memiliki program Festival Residensi, Festival Video Residensi dan Festival Musik Keramik.

Program

  • Festival Residensi Jatiwangi

Pada mulanya namanya Jatiwangi International Performing Artis-in-Residence Festival (2006), sebuah residensi yang diselenggarakan di tiga desa di wilayah Jatiwangi. Pada 2010 berubah menjadi Jatiwangi Artists-in-Residence Festival dan pada 2012 menjadi Festival Residensi Jatiwangi. Festival ini berupaya menciptakan kesadaran akan praktik seni kontemporer dan membuka kemungkinan aktivitas kreatif. Di samping menjembatani hubungan dan pertemuan antara seniman mukiman dan penduduk setempat, festival membuka jaringan kerja internasional untuk masa depan Jatiwangi.

Komite Festival bertugas menghubungkan seniman dan tuan rumahnya. Konsep tamu-tuan rumah dimaksudkan untuk menghela batas-batas praktik seni dan mendorong penciptaan karya seni yang merefleksikan ide-ide, tradisi, dan isu-isu dari komunitas setempat dipadukan dengan ide-ide dan praktik artistik para seniman mukiman. Para peserta juga akan menjelajahi pola-pola hubungan tradisional-modern, rural-urban, global-lokal, dan lain-lain. Festival ini merayakan penciptaan seni kontemporer dalam kehidupan sehari-hari, dan dengannya mendekatkan seni pada publik.

Festival berlangsung dalam dua tahap. Tahap pertama adalah masa residensi ketika para seniman mukiman dan penduduk setempat akan sama-sama menjelajahi ide-ide, berkarya, dan mendiskusikan kemungkinan-kemungkinan penampilannya. Kegiatannya adalah pertemuan, bincang-bincang, lokakarya, dan program kunjungan. Tahap kedua adalah festivalnya. Di sini para seniman dan tuan rumah akan menampilkan hasil karya mereka.

  • Festival Video Residensi

Festival ini adalah dalah festival video internasional dua tahunan yang diselenggarakan oleh Jatiwangi art Factory dan Sunday Screen (kelompok pembuat video asal Bandung).  Peserta diundang untuk mengikuti residensi selama dua pekan  dan ditempatkan di sejumlah desa dan rumah penduduk, berkolaborasi dengan penduduk dan aparat desa, kemudian menciptakan video untuk diputar di akhir festival. Dalam festival ini penduduk desa menjadi mitra dan sahabat seniman mukiman. Penduduk juga dilatih untuk memetakan berbagai kontradiksi dan masalah yang mereka hadapi sehari-hari. Video itu nantinya menjadi jendela untuk melihat apa yang terjadi dalam kehidupan kita. Inilah cara mendokumentasikan kehidupan desa.

  • Festival Musik Keramik

Festival musik ini akan melibatkan seniman mukiman dan tuan rumah. Selama dua pekan seniman mukiman akan berkolaborasi dengan penduduk setempat, baik mengenai ide maupun kesempatan sebagai penampil, demi menciptakan instrumen musik keramik di festival nanti. Hasil kolaborasi ini akan ditampilkan dalam pentas musik di akhir festival.

Program Terkini

IPOLEKSOSBUDHANKAMNAS: Festival Video Residensi Internasional Keempat

Mitra dan Jaringan

  • Pemerintah Desa Jatisura, Jatiwangi

Manajemen

Direktur:  Arie Syarifuddin (Alghorie)

Galeri: Arief Yudi Rahman

Produksi: Ginggi Syarif Hasyim, Deni Aryanto

Hubungan Masyarakat: Yaya Tahya, Beben Nurberi, Aan Ansori

Studio: Abas Basuni, Syarif Hidayat a.k.a Peyet

Pendidikan: Loranita Theo

Musik: Tedi en, Ami Ahmad Thian

Radio: Bibin

Jaf TV : Ismal Muntaha

Kontak:

Jl. Makmur 604 Jatisura, Jatiwangi Majalengka 45454
+62-81-324 334 006
http://jatiwangiartfactory.wordpress.com/
jatiwangiartfactory@gmail.com
http://www.facebook.com/group.php?gid=156512445025&ref=ts