Juni 29, 2017

Detail Anggota KSI


KUNCI

Kunci Cultural Studies Center adalah lembaga nirlaba dan independen yang didirikan di Yogyakarta dan bekerja untuk mengembangkan masyarakat Indonesia yang secara kultural bersifat kritis, terbuka dan berdaya. Kunci dibentuk oleh Nuraini Juliastuti dan Antariksa pada 1999, dan saat ini dipimpin oleh Ferdiansyah Thajib. Misinya adalah mengembangkan kajian budaya atas dasar semangat eksploratif dan eksperimental serta mendorongnya menuju gerakan yang lebih luas melalui praktik-praktik pendidikan populer. Pada 2010-2011 Kunci mengerjakan penelitian dengan tema besar “Konvergensi Media dan Teknologi di Indonesia: Sebuah Perspektif Kultural”, yang merupakan sebuah proyek penelitian eksperimental selama dua tahun dengan dukungan Ford Foundation. Seluruh hasil penelitian Kunci dapat dilihat di situs web http://kunci.or.id/. Selain riset dan penelitian, Kunci juga mengadakan diskusi berkala, lokakarya dan penerbitan buku. Pada 2012 Kunci meluncurkan program terbarunya, Exchange Room, yang menawarkan ruang terbuka untuk kolaborasi antara  individu dari berbagai latar belakang dan minat lintas-disiplin. Proyek ini ditujukan untuk mendorong perjumpaan kreatif antar-pihak tersebut melalui percakapan terfokus, kerja jaringan taktis, dan aksi yang terarah.

Kontak:

Jl. Langenarjan No.17B, Panembahan, Yogyakarta 55131
+62-274-371320
http://kunci.or.id/

Individu/Organisasi Terkait:

Ferdiansyah Thajib menjabat sebagai Ko-Direktur KUNCI Cultural Studies Center sejak 2010. Selain aktif sebagai peneliti, baik secara individu maupun kolaboratif, ia juga kerap menerjemahkan dan menulis, khususnya di bidang seni rupa dan gerakan sosial. Fokus kajiannya meliputi beragam isu, mulai dari seksualitas, studi emosi, ruang sebagai praktik sosial, sampai ke kajian seni pertunjukan. Minat Ferdi adalah pada dinamika hubungan antara teori dan praksis dalam penciptaan pengetahuan berbasis partisipasi dan eksplorasi seni. Ia lulus dari Program Magister Kajian Ilmu Religi dan Budaya, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta, pada 2007. Sejak 2012 ia menjadi Kandidat Doktorat di Institut für Ethnologie, Freie Universitüt, Berlin.

ferdi.thajib@gmail.com