Juni 27, 2017

Detail Anggota KSI


Naomi Srikandi

Naomi Srikandi lahir di Yogyakarta pada tahun 1975. Ia adalah bagian dari kolektif seniman Teater Garasi sejak 1994 saat menempuh studi Ilmu Komunikasi di Fisipol Universitas Gadjah Mada.

Naomi adalah juga artist-in-residence di Nottle Theatre Company-Hooyong Performing Arts Centre di Wonju, Korea Selatan dan DasArts Master School of Theatre di Amsterdam, Belanda. Dalam bekerja ia menggunakan estetika sebagai kerangka kerja untuk melacak pertanyaan-pertanyaan mengenai timbal balik antara imaji, suara, dan teks sehari-hari dengan politik. 

Karya tulisnya diterbitkan di berbagai media massa dan jurnal, cerpen-cerpennya antara lain terpilih dan diterbitkan oleh Anugerah Sastra Pena Kencana dalam "20 Cerpen Terbaik Indonesia 2008" dan "20 Cerpen Terbaik Indonesia 2009". Naskah dan teks-untuk-pertunjukan yang ditulisnya antara lain. "Perbuatan Serong", "Medea Media", "Goyang Penasaran", dan "Unavailable for Roosters".

Sebagai aktor, Naomi terlibat dalam berbagai rupa pertunjukan, antara lain teater-tari "Waktu Batu" dan opera "The King's Witch" bersama Teater Garasi, serta musikal multibahasa "Prism" bersama Kageboushi Theater Company Jepang, Toy Factory Singapura, PETA Philippina, Teater Koma Indonesia, Actor's Studio Malaysia, dan Bangkok Royal Theatre Thailand. Naomi juga menerjemahkan dan memainkan lakon klasik Jepang Shichinin Misaki bersama Pasific Basin Association Jepang dan The Company India. 

Setelah monolog "Shakuntala", beberapa karya tunggalnya yang lain menggunakan metode otobiografis dan merespon karya seni rupa, antara lain "After Ana Mendes: Self Portrait", "After Ugo Untoro: A Mother's Short Story". Naomi meraih Empowering Women Artist dari Yayasan Kelola pada 2010 dan 2011 untuk karya penyutradaraannya "Medea Media" dan "Goyang Penasaran". "Medea Media" dipresentasikan di Women Playwrights International Conference di Sodra Teatern, Stockholm, Swedia pada tahun 2012 dan buku "Naskah dan Catatan Proses Goyang Penasaran" diterbitkan oleh Penerbit KPG pada tahun 2013. 

Tahun 2014-2015, Naomi bekerja sebagai associate director bersama teater Jerman Rimini Protokoll dan Teater Garasi untuk karya pertunjukan "100% Yogyakarta" yang melibatkan 100 orang warga Yogyakarta melalui pendekatan teater dokumenter. Saat ini, Naomi tengah menggarap novel pertamanya yang berangkat dari catatan pertemuannya dengan petani-petani Kendeng. 

Kontak:

naomi@teatergarasi.org