September 18, 2019

Komunitas Seni Tadulako

 

logo-horz

Cikal Bakal Komunitas Seni Tadulako bermula dari Lembaga Studi Teater Tadulako (1985-1993) yang pendiriannya diprakarsai oleh Hapri Ika Poigi, Arifin Sunusi, Hasan Muhamad, Baso S. Maun, Andi Burhanuddin, Heppy Manding, Dastar Sarro, dan Fatima Ahmad. Komunitas ini kemudian berkembang menjadi LINGSIMA (Lingkar Seni Mahasiswa)  dengan surat keputusan Rektor Universitas Tadulako, Palu (1992-1995). Komunitas Seni Tadulako akhirnya terbentuk setelah tiga tahun berproses di dalam kampus dan pada 1995 memilih untuk berproses di luar kampus. Setelah mendapat SK maka pendirian Komunitas Seni Tadulako segera diprakarsai oleh Hapri Ika Poigi dan Zulkifly Pagessa. Dari debat dan diskusi yang panjang disepakati bahwa konsepsi yang diterapkan dalam pengembangan budaya harus menggali kembali akar budaya yang ada di Sulawesi Tengah, sehingga riset dan studi menjadi dasar pijakan bagi setiap garapan karya Komunitas Seni Tadulako.

Setelah beberapa lama berproses dalam studi-studi teater, Komunitas Seni Tadulako kemudian berpartisipasi dalam pertemuan Lokakarya Teater Rakyat di Solo. Dalam sebuah pertemuan pengelola komunitas ini berhubungan dengan sejumlah tokoh  seperti Fred Wibowo, Untung Basuki, Bambang Paningrom, Djaduk Ferianto, Endro Gunawan, dan lain-lain. Selanjutnya tampil di Nur Gora Rupa di Solo, Jawa Tengah (1990-an). Hapri Ika Poigi wakil Komunitas Seni Tadulako yang menghadiri pertemuan tersebut ikut membentuk Asosiasi Komponis Indonesia (AKI).

Komunitas ini mementaskan tari, musik, teater dengan mengacu kepada tradisi yang tumbuh di Palu Sulawesi Tengah dan sekitarnya. Di samping itu, Komunitas Seni Tadulako juga menjalankan program-program yang berorientasi pada edukasi dan penyebaran informasi agar masyarakat mampu menggali dan memecahkan masalah yang dihadapi secara mandiri serta memiliki peran dalam pengambilan keputusan sebagai subjek pembangunan.

 

Mimpi Besar

Komunitas Seni Tadulako adalah dapat memiliki/menjadi sebuah ruang yang kokoh tempat manusia/masyarakat atau antar komunitas melakukan pembangunan, pemberdayaan serta pengembangan senibudaya materil dan ekspresif yang sangat beragam. Perlindungan, pelestarian dan pengembangan dari senibudaya lokal khususnya Sulawesi Tengah , juga terus dapat menumbuh kembangkan kepedulian, penghargaan, dan kesadaran dari sumber daya manusia.

 

Program

1.         Swara Vunja Kumpul Kempel Kampus STSI Solo (2003)

2.        Tonda Talusi di SIEM (2008)

3.        Festival Teluk Palu (2010-2012)

4.        Palu Performing Arts Festival (Event Tahunan)

 

Mitra dan Jaringan

Selama ini Komunitas Seni Tadulako bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti Pemerintah daerah dan pusat, NGO, perusahaan swasta, lembaga donor, media, perguruan tinggi (negeri dan swasta), dan komunitas sanggar atau  kelompok masyarakat adat. Namun Komunitas Seni Tadulako tidak berpihak atau memberi dukungan politis kepada lembaga atau kekuasaan tertentu. Prinsip kerja sama adalah sudah semestinya mendukung untuk pemberdayaan manusia dan pengembangan kesenian dan kebudayaan.

 

Manajemen

  • Sejak awal berdirinya di dalam Komunitas Seni Tadulako mengelola manajemen terbuka yang mengedepankan kebersamaan dan kekeluargaan (sintuvu).
  • Dalam bekerja sama dengan berbagai pihak Komunitas Seni Tadulako bekerja secara profesional dengan menyadari hak dan kewajiban masing-masing.
  • Komunitas Seni Tadulako melaporkan pertanggungjawaban keuangan kepada Yayasan Tadulakota.
  • Untuk legalitas hukum Komunitas Seni Tadulako berada di dalam legalitas akta Yayasan Tadulakota.

 

Pengurus

Ketua Pendiri/Pembina/Konsultan : Drs. Hapri Ika Poigi, M.A.

Ketua : Sulaiman

Sekretaris : Mehdam

Bendahara : Rafika

Divisi Teater : Eman saja

Divisi Musik : Nashir Umar

Divisi Tari : Trini Wibianty

Divisi Public Relations : Janeskha Mahardika & Syarif R Pandean

Divisi Publikasi Dokumentasi : Jun M. Irfan & Khais

Divisi Kajian Kesenian Lokal : Izat Gunawan & Kalsum Dg Pawindu

Divisi Manajemen Seni Pertunjukan : Selvina

Divisi Pengembangan Usaha : Istigfar Pakamundi

 

Kontak

Jl. Mulawarman No. 19, / Mangunsarkoro No. 8A

Palu 94111

Telepon: +6281524516909 (Hapri)

Situs web: http://yayasantadulakota.blogspot.com ; https://id-id.facebook.com/yayasan.tadulakota