Advokasi

Tata Kelola Industri Musik

Dimulai: 2018
Tujuan:

Memajukan ekosistem musik Indonesia

Pemangku Kepentingan:

Kami Musik Indonesia, Koalisi Nasional Tolak RUU Permusikan, Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat

Pelaksana Program: Hafez Gumay, Reisky Handika
Status:
  • Persiapan penyelenggaraan rangkaian acara pada 2020

Sebagai upaya memperbaiki ekosistem kesenian Indonesia, Koalisi Seni terlibat dalam gerakan meningkatkan kualitas tata kelola industri musik. Proses ini dimulai saat Koalisi Seni memfasilitasi sesi Bincang Musik dalam Konferensi Musik Indonesia pada 2018, yang menjadi ruang diskusi mengenai kondisi dan aspirasi seputar ekosistem musik.

Pada awal 2019, Koalisi Seni turut mengadvokasikan penolakan terhadap Draf RUU Permusikan yang disusun DPR. Sebab, draf tersebut represif karena mengandung pasal karet, mengharuskan standarisasi bagi musisi, dan tumpang-tindih dengan berbagai aturan perundang-undangan lain. Berkolaborasi dengan gerakan lain seperti Kami Musik Indonesia (KAMI) dan Koalisi Nasional Tolak RUU Permusikan, advokasi ini sukses dengan ditariknya Draf RUU tersebut dari daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) pada 17 Juni 2019.

Koalisi Seni bersama KAMI juga bekerja sama mempersiapkan Konferensi Musik Indonesia 2019 pada November 2019. Hasil perhelatan ini bisa disimak di bit.ly/hasilKAMI2019.

KABAR ADVOKASI INI

LINIMASA

Dukungan Untuk Koalisi Seni

Dukungan publik adalah salah satu faktor penting untuk meningkatkan upaya Koalisi Seni mendorong terwujudnya ekosistem seni yang lebih sehat. Bagaimana Anda bisa membantu agar Koalisi Seni secara berkelanjutan dapat melakukan advokasi kebijakan? Klik tautan berikut untuk mendukung Koalisi Seni:

Silakan ketik dan tekan enter untuk mencari

X