{"id":15292,"date":"2021-01-19T12:50:17","date_gmt":"2021-01-19T05:50:17","guid":{"rendered":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/bergantung-pada-paspor-dan-visa-mobilitas-jadi-tantangan\/"},"modified":"2021-01-19T12:50:17","modified_gmt":"2021-01-19T05:50:17","slug":"bergantung-pada-paspor-dan-visa-mobilitas-jadi-tantangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/bergantung-pada-paspor-dan-visa-mobilitas-jadi-tantangan\/","title":{"rendered":"Bergantung pada Paspor dan Visa, Mobilitas Jadi Tantangan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nova Ruth, seniman asal Malang, masih ingat jelas sederet tantangan mendapatkan visa demi menghadiri perhelatan seni internasional. Salah satunya terjadi pada 2013, ketika ia bersama Grey Filastine hendak tampil dalam festival di Eropa. Nova gagal mendapat visa Schengen dari Kedutaan Besar Jerman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Saat itu ada kecurigaan perdagangan manusia, [ketika itu saya] berumur 30 tahun dan perempuan,\u201d ujarnya kala berbincang di Sanur pada akhir Desember 2020. \u201cBeberapa orang mungkin mudah mendapat visa Schengen karena memiliki pekerjaan tetap dan taraf ekonomi stabil. Tapi, seniman dari Indonesia susah mendapatkan visa.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal serupa dialami salah satu pendiri Papermoon Puppet Theater, Maria Tri Sulistyani. Puan yang akrab disapa Ria itu pernah menghadapi rumitnya memproses visa Amerika Serikat. Ia harus menyiapkan banyak dokumen, mulai dari surat penjamin, asuransi, sampai bukti saldo tabungan bernominal tinggi. Akhirnya, Ria memutuskan hanya ikut serta dalam pameran karya tanpa tampil dalam pertunjukan, mengingat mahalnya biaya penjamin penampil seni di negeri Abang Sam itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKerumitan itu tidak dialami teman-teman mancanegara ketika akan datang ke indonesia. Mereka tidak diminta banyak syarat. Ini tidak adil,\u201d ucapnya. \u201cPadahal perjalanan itu penting agar kita bisa keluar dari zona nyaman dan bertemu benturan-benturan.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudahan berpindah tempat adalah salah satu <\/span><a href=\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/advocacy\/artistic-freedom\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">hak kebebasan berkesenian<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang seharusnya didapatkan pegiat seni. Sesuai pasal 13 <\/span><a href=\"https:\/\/www.komnasham.go.id\/files\/1475231326-deklarasi-universal-hak-asasi--$R48R63.pdf\"><span style=\"font-weight: 400;\">Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM)<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, seniman berhak atas kebebasan berpindah tempat secara domestik maupun internasional. Tetapi, ada ketimpangan relasi antara negara-negara yang disebut maju dan negara-negara lainnya, seperti Indonesia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Paspor hijau Indonesia cuma bisa memberi akses bebas visa ke 25 negara. Saking lemahnya paspor kita ini, Indonesia hanya menempati peringkat 51 dalam daftar yang dilansir <\/span><a href=\"https:\/\/www.passportindex.org\/byRank.php\"><span style=\"font-weight: 400;\">Passport Index<\/span><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Dari 199 negara dalam indeks tersebut, Indonesia berada di posisi ke-51 bersama Namibia, Tunisia, dan Papua Nugini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejumlah negara yang dianggap maju lazimnya menempatkan seni dan kebudayaan sebagai jalan diplomasi. Menurut Ria, Indonesia sejauh ini baru berfokus pada diplomasi antarpemerintah, belum memaksimalkan diplomasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">person to person <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">alias antarpenduduk, yang sebetulnya bisa lebih kuat mengakar dan berdampak. Misalnya, proses pertukaran budaya lewat obrolan karya, kuliner, musik, budaya kontemporer, sampai residensi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Belum meratanya kepedulian diplomat Indonesia pada seni pernah dialami langsung oleh Nova dan Ria. Ketika Nova bersama tim kapal budaya Arka Kinari berlabuh di Rabat, Maroko, ia menghubungi Kedutaan Besar Indonesia mengabarkan kedatangan, namun tak ada respon. Adapun Ria bercerita undangan Festival Boneka Internasional di Pakistan dan rencana tampil di Kedutaan Besar Indonesia di Singapura gagal jalan karena tak didukung kedutaan, sedangkan undangan dari Montenegro tidak dapat dipenuhi akibat tiadanya kedutaan Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perjuangan Nova dan Filastine soal batas negara ini jadi inspirasi lagu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Perbatasan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang ada dalam album <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Drapetomania<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Lagu itu dipicu pengalaman mereka tampil di kamp imigran Calais di Prancis, dan direkam di dalam sel tahanan bekas pusat deportasi. Penggunaan kapal Arka Kinari juga siasat terhadap batas negara, karena di perairan batas tersebut tak terlalu jelas, dan perairan internasional bebas dilalui semua orang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mengatasi tantangan berpindah tempat itu, Nova berharap ada peningkatan upaya diplomasi sehingga kerja sama antarnegara lebih kuat dan luas. Ia pun berpendapat seniman perlu mendapat fasilitasi dan surat rekomendasi dari pemerintah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara, Ria menyarankan tiap kedutaan Indonesia punya ruang persebaran dan pertukaran gagasan yang seimbang untuk budaya kontemporer dan seni tradisi. Dia mendesak pula agar prosedur pengajuan visa dapat dilakukan secara efisien dan efektif melalui platform daring, sehingga seniman tidak perlu datang ke Jakarta atau ke kota-kota besar hanya untuk mengirim aplikasi dan wawancara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika tantangan ini diatasi, bakal makin banyak seniman Indonesia bertukar pengetahuan soal karya dan budayanya dengan pegiat seni mancanegara. Ujungnya, akses terhadap pengetahuan ini berkontribusi menumbuhkan dan <\/span><a href=\"http:\/\/koalisiseni.or.id\/tentang-kami\/#manifesto\"><span style=\"font-weight: 400;\">merimbunkan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> ekosistem seni Indonesia. (Trianingsih)<\/span><\/p>\n<p><em>ilustrasi:\u00a0<a href=\"https:\/\/www.needpix.com\/photo\/1237632\/\">needpix<\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nova Ruth, seniman asal Malang, masih ingat jelas sederet tantangan mendapatkan visa demi menghadiri perhelatan seni internasional. Salah satunya terjadi pada 2013, ketika ia bersama Grey Filastine hendak tampil dalam festival di Eropa. Nova gagal mendapat visa Schengen dari Kedutaan Besar Jerman. &#8220;Saat itu ada kecurigaan perdagangan manusia, [ketika itu saya] berumur 30 tahun dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":29,"featured_media":13707,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[419],"tags":[],"coauthors":[],"class_list":["post-15292","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized-en"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bergantung pada Paspor dan Visa, Mobilitas Jadi Tantangan - Koalisi Seni<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mari berkoalisi untuk ekosistem seni lebih baik, yang membuat orang lebih logis, kritis, imajinatif, inovatif, dan toleran. Jadilah bagian perubahan penting ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/bergantung-pada-paspor-dan-visa-mobilitas-jadi-tantangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bergantung pada Paspor dan Visa, Mobilitas Jadi Tantangan - Koalisi Seni\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mari berkoalisi untuk ekosistem seni lebih baik, yang membuat orang lebih logis, kritis, imajinatif, inovatif, dan toleran. Jadilah bagian perubahan penting ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/bergantung-pada-paspor-dan-visa-mobilitas-jadi-tantangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Koalisi Seni\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-01-19T05:50:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/visa-3109800_1280.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"281\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Koalisi Seni\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Koalisi Seni\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/bergantung-pada-paspor-dan-visa-mobilitas-jadi-tantangan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/bergantung-pada-paspor-dan-visa-mobilitas-jadi-tantangan\/\"},\"author\":{\"name\":\"Koalisi Seni\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/person\/a815874ce5c50d0e5524daf3ac21e942\"},\"headline\":\"Bergantung pada Paspor dan Visa, Mobilitas Jadi Tantangan\",\"datePublished\":\"2021-01-19T05:50:17+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/bergantung-pada-paspor-dan-visa-mobilitas-jadi-tantangan\/\"},\"wordCount\":584,\"commentCount\":2,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/bergantung-pada-paspor-dan-visa-mobilitas-jadi-tantangan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/visa-3109800_1280.jpg\",\"articleSection\":[\"Uncategorized @en\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/bergantung-pada-paspor-dan-visa-mobilitas-jadi-tantangan\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/bergantung-pada-paspor-dan-visa-mobilitas-jadi-tantangan\/\",\"url\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/bergantung-pada-paspor-dan-visa-mobilitas-jadi-tantangan\/\",\"name\":\"Bergantung pada Paspor dan Visa, Mobilitas Jadi Tantangan - Koalisi Seni\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/bergantung-pada-paspor-dan-visa-mobilitas-jadi-tantangan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/bergantung-pada-paspor-dan-visa-mobilitas-jadi-tantangan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/visa-3109800_1280.jpg\",\"datePublished\":\"2021-01-19T05:50:17+00:00\",\"description\":\"Mari berkoalisi untuk ekosistem seni lebih baik, yang membuat orang lebih logis, kritis, imajinatif, inovatif, dan toleran. Jadilah bagian perubahan penting ini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/bergantung-pada-paspor-dan-visa-mobilitas-jadi-tantangan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/bergantung-pada-paspor-dan-visa-mobilitas-jadi-tantangan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/bergantung-pada-paspor-dan-visa-mobilitas-jadi-tantangan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/visa-3109800_1280.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/visa-3109800_1280.jpg\",\"width\":500,\"height\":281},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/bergantung-pada-paspor-dan-visa-mobilitas-jadi-tantangan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bergantung pada Paspor dan Visa, Mobilitas Jadi Tantangan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#website\",\"url\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/\",\"name\":\"Koalisi Seni\",\"description\":\"Untuk kebijakan ekosistem seni lebih baik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#organization\",\"name\":\"Koalisi Seni\",\"url\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-koalisi-seni-kotak.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-koalisi-seni-kotak.png\",\"width\":3200,\"height\":3200,\"caption\":\"Koalisi Seni\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/person\/a815874ce5c50d0e5524daf3ac21e942\",\"name\":\"Koalisi Seni\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/person\/image\/7ddff061b6bd383d5224662dd5bd9f16\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/839734f3ed3b1b4d8e057ed712c7b18ca30620f92d29c1701bcce6e3e4cf9fb8?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/839734f3ed3b1b4d8e057ed712c7b18ca30620f92d29c1701bcce6e3e4cf9fb8?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Koalisi Seni\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/koalisiseni.or.id\"],\"url\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/author\/koalisiseni\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bergantung pada Paspor dan Visa, Mobilitas Jadi Tantangan - Koalisi Seni","description":"Mari berkoalisi untuk ekosistem seni lebih baik, yang membuat orang lebih logis, kritis, imajinatif, inovatif, dan toleran. Jadilah bagian perubahan penting ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/bergantung-pada-paspor-dan-visa-mobilitas-jadi-tantangan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bergantung pada Paspor dan Visa, Mobilitas Jadi Tantangan - Koalisi Seni","og_description":"Mari berkoalisi untuk ekosistem seni lebih baik, yang membuat orang lebih logis, kritis, imajinatif, inovatif, dan toleran. Jadilah bagian perubahan penting ini!","og_url":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/bergantung-pada-paspor-dan-visa-mobilitas-jadi-tantangan\/","og_site_name":"Koalisi Seni","article_published_time":"2021-01-19T05:50:17+00:00","og_image":[{"width":500,"height":281,"url":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/visa-3109800_1280.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Koalisi Seni","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Koalisi Seni","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/bergantung-pada-paspor-dan-visa-mobilitas-jadi-tantangan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/bergantung-pada-paspor-dan-visa-mobilitas-jadi-tantangan\/"},"author":{"name":"Koalisi Seni","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/person\/a815874ce5c50d0e5524daf3ac21e942"},"headline":"Bergantung pada Paspor dan Visa, Mobilitas Jadi Tantangan","datePublished":"2021-01-19T05:50:17+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/bergantung-pada-paspor-dan-visa-mobilitas-jadi-tantangan\/"},"wordCount":584,"commentCount":2,"publisher":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/bergantung-pada-paspor-dan-visa-mobilitas-jadi-tantangan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/visa-3109800_1280.jpg","articleSection":["Uncategorized @en"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/bergantung-pada-paspor-dan-visa-mobilitas-jadi-tantangan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/bergantung-pada-paspor-dan-visa-mobilitas-jadi-tantangan\/","url":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/bergantung-pada-paspor-dan-visa-mobilitas-jadi-tantangan\/","name":"Bergantung pada Paspor dan Visa, Mobilitas Jadi Tantangan - Koalisi Seni","isPartOf":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/bergantung-pada-paspor-dan-visa-mobilitas-jadi-tantangan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/bergantung-pada-paspor-dan-visa-mobilitas-jadi-tantangan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/visa-3109800_1280.jpg","datePublished":"2021-01-19T05:50:17+00:00","description":"Mari berkoalisi untuk ekosistem seni lebih baik, yang membuat orang lebih logis, kritis, imajinatif, inovatif, dan toleran. Jadilah bagian perubahan penting ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/bergantung-pada-paspor-dan-visa-mobilitas-jadi-tantangan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/bergantung-pada-paspor-dan-visa-mobilitas-jadi-tantangan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/bergantung-pada-paspor-dan-visa-mobilitas-jadi-tantangan\/#primaryimage","url":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/visa-3109800_1280.jpg","contentUrl":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/visa-3109800_1280.jpg","width":500,"height":281},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/bergantung-pada-paspor-dan-visa-mobilitas-jadi-tantangan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bergantung pada Paspor dan Visa, Mobilitas Jadi Tantangan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#website","url":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/","name":"Koalisi Seni","description":"Untuk kebijakan ekosistem seni lebih baik","publisher":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#organization","name":"Koalisi Seni","url":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-koalisi-seni-kotak.png","contentUrl":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-koalisi-seni-kotak.png","width":3200,"height":3200,"caption":"Koalisi Seni"},"image":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/person\/a815874ce5c50d0e5524daf3ac21e942","name":"Koalisi Seni","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/person\/image\/7ddff061b6bd383d5224662dd5bd9f16","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/839734f3ed3b1b4d8e057ed712c7b18ca30620f92d29c1701bcce6e3e4cf9fb8?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/839734f3ed3b1b4d8e057ed712c7b18ca30620f92d29c1701bcce6e3e4cf9fb8?s=96&d=mm&r=g","caption":"Koalisi Seni"},"sameAs":["https:\/\/koalisiseni.or.id"],"url":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/author\/koalisiseni\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15292","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/29"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15292"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15292\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13707"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15292"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15292"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15292"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/coauthors?post=15292"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}