{"id":15295,"date":"2021-01-05T16:16:21","date_gmt":"2021-01-05T09:16:21","guid":{"rendered":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/geliat-jurnalisme-musik-indonesia-dan-korea-selatan\/"},"modified":"2021-01-05T16:16:21","modified_gmt":"2021-01-05T09:16:21","slug":"geliat-jurnalisme-musik-indonesia-dan-korea-selatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/geliat-jurnalisme-musik-indonesia-dan-korea-selatan\/","title":{"rendered":"Geliat Jurnalisme Musik Indonesia dan Korea Selatan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hingga pertengahan 2000-an, media massa seperti majalah, tabloid, dan koran masih menjadi referensi utama para penggemar musik untuk mendapatkan informasi terbaru. Namun kini, saat semua orang punya ponsel pintar di genggaman yang memungkinkan siapa pun menjadi jurnalis musik dan pencipta konten, masih perlukah praktik jurnalisme dan media musik konvensional?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertanyaan itu dibahas dalam Temu Tamu Anggota Musik Koalisi Seni, forum internal anggota Koalisi Seni, pada Selasa, 1 Desember 2020. Temu Tamu kali ini berlangsung sekitar 90 menit, dengan\u00a0 pembicara Karlina Octaviany dan Nuran Wibisono.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karlina Octaviany, digital antropolog<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sekaligus<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">mantan jurnalis musik, membuka forum dengan membahas kaitan jurnalisme dan industri K-Pop di Korea Selatan melalui strategi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">boy band<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Beyond the Scene alias (BTS).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perempuan yang akrab disapa Alin ini memaparkan peran besar Army \u2013 sebutan bagi penggemar BTS \u2013 di\u00a0 balik melejitnya kiprah BTS di kancah musik dunia. Army dari latar belakang keahlian berperan dari hulu hingga ke hilir ekosistem musik BTS.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cMereka membuat riset dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">paper<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> akademik\u00a0 tentang pencapaian BTS, juga memberikan tips mengatur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">playlist<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di media sosial. Mereka benar-benar mempelajari ini dengan serius,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dampaknya, penjualan album BTS<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> terus meroket, dari 3,7 juta keping pada 2019 ke 4,1 juta keping sepanjang 2020. Sementara untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">live streaming<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di platform digital, lagu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Life Goes On<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> meraih 7,3 juta\u00a0 penonton yang antara lain disumbang 333.618 warganet Indonesia, jumlah yang lebih besar ketimbang\u00a0 Filipina (323.314), India (283.987), dan Malaysia (90.995).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-12319 aligncenter\" src=\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/screen-shot-2021-01-05-at-14.17.51-650x303.png\" alt=\"\" width=\"650\" height=\"303\" srcset=\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/screen-shot-2021-01-05-at-14.17.51-650x303.png 650w, https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/screen-shot-2021-01-05-at-14.17.51-600x279.png 600w, https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/screen-shot-2021-01-05-at-14.17.51.png 679w\" sizes=\"auto, (max-width: 650px) 100vw, 650px\" \/>Meski tampak bersinar di depan, menurut Alin, di belakang panggung BTS tak lepas dari isu diskriminasi seperti rasisme dan hegemoni kulit putih di Amerika Serikat. Bahkan, di negara asalnya pun, BTS, Kpop, dan kesenian tak mendapat tempat ideal di media massa arus utama. Alin sepakat dengan pendapat kritikus musik Korea Selatan, Kim Young Dae, sehebat apa pun kiprah BTS sebagai musisi, seperti juga pegiat seni budaya lainnya, tak membuat redaksi tertarik menjadikannya isu utama media massa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKarenanya, BTS menggandeng Army untuk melawan hegemoni media arus utama itu dengan menciptakan ekosistem sendiri. Karena, isu seni budaya selalu dianggap tak penting dan berbiaya besar,\u201d ujar Alin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Porsi seni dan budaya yang minim dalam narasi media massa arus utama di Korea Selatan juga terjadi di Indonesia. Menurut Nuran Wibisono, Redaktur Tirto.id, ini dikarenakan industri media begitu rapuh, pemasukan bergantung pada persaingan kue iklan dan umpan klik.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> \u201cDalam pandemi ini, banyak kawan dipecat. Fokus utama (media) selalu berita politik yang menjual. Kalau mau liputan musik, editor akan bertanya, bisa dapat berapa<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> viewers<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> nih?\u201d ucap penulis buku <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Nice Boys Don\u2019t Write Rock and Roll <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nuran menambahkan, ada pengaruh senjakala media cetak yang membuat redaksi mengurangi halaman rubrik musik atau seni. Berdasarkan pemaparan Bambang Bujono, jurnalis senior Majalah Tempo dalam peluncuran buku<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> Mengingat-ingat Sanento Yuliman (1941-1994) <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pada awal 2020, redaksi Majalah Tempo dan media massa umumnya perlu minimal 10% dari jumlah pembaca untuk mempertahankan satu rubrik. Sayangnya, kata dia, rubrik seni lazimnya hanya mampu menarik perhatian pembaca sebanyak 3%. Data ini diperolehnya dari survei internal Majalah Tempo.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSelain bisnis media yang memang bermasalah sejak awal, energi para jurnalis yang setiap hari dituntut menulis 8-12 berita dengan upah yang minim sudah terkuras. Tak punya waktu membaca buku, apalagi berefleksi untuk mengulik lagu yang disukai,\u201d kata Nuran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diskusi ini disambut antusias oleh belasan anggota dan regu Sekretariat Koalisi Seni. Ratri Ninditya, Koordinator Peneliti Kebijakan Seni dan Budaya, bertanya tentang masa depan jurnalisme musik: apakah solusinya adalah media berbasis penggemar?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-12320 aligncenter\" src=\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/20201201_foto-bersama_temu-tamu-anggota-musik-2-650x465.jpeg\" alt=\"\" width=\"650\" height=\"465\" srcset=\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/20201201_foto-bersama_temu-tamu-anggota-musik-2-650x465.jpeg 650w, https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/20201201_foto-bersama_temu-tamu-anggota-musik-2-768x549.jpeg 768w, https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/20201201_foto-bersama_temu-tamu-anggota-musik-2-600x429.jpeg 600w, https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/20201201_foto-bersama_temu-tamu-anggota-musik-2.jpeg 1018w\" sizes=\"auto, (max-width: 650px) 100vw, 650px\" \/>Melihat logika industri media massa arus utama itu, Nuran menyarankan pegiat musik yang ingin tetap menyalurkan kesenangannya menulis musik membuat media alternatif sendiri. \u201cBisa membuat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">homeless<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> media, media berbasis penggemar, donasi, dan iuran yang memanfaatkan orang yang mau membiayai.\u00a0 Agar lebih murah, pakai platform ketiga, yaitu media sosial, dan urun tulisan dari teman-teman yang berminat menulis musik. Jangan berpikir soal uang. Istilahnya, media bersenang-senang lah,\u201d ucapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Senada dengan Nuran, Alin melihat jurnalisme musik sulit bertahan di ruang media arus utama dengan ekonomi politik redaksi yang ketat. Karenanya, ia mengusulkan strategi BTS dan Army-nya yang sukses menciptakan ekosistem sendiri, sebagai alternatif masa depan jurnalisme musik. Ia mengharapkan adanya filantropis seni budaya dan kanal donasi yang dapat menjaga jurnalisme musik tetap hidup sebagai bagian ekosistem kesenian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cBisa saja para filantropis itu mendonasikan bunga dari tabungannya untuk bikin media musik. Dengan hal itu, sebenarnya mereka nggak benar-benar berdonasi kan? Bahkan dari bunganya saja sudah bisa membantu media musik kita,\u201d kata Alin menutup percakapan. (Dian Putri)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hingga pertengahan 2000-an, media massa seperti majalah, tabloid, dan koran masih menjadi referensi utama para penggemar musik untuk mendapatkan informasi terbaru. Namun kini, saat semua orang punya ponsel pintar di genggaman yang memungkinkan siapa pun menjadi jurnalis musik dan pencipta konten, masih perlukah praktik jurnalisme dan media musik konvensional? Pertanyaan itu dibahas dalam Temu Tamu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":29,"featured_media":13690,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[419],"tags":[],"coauthors":[],"class_list":["post-15295","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized-en"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Geliat Jurnalisme Musik Indonesia dan Korea Selatan - Koalisi Seni<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mari berkoalisi untuk ekosistem seni lebih baik, yang membuat orang lebih logis, kritis, imajinatif, inovatif, dan toleran. Jadilah bagian perubahan penting ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/geliat-jurnalisme-musik-indonesia-dan-korea-selatan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Geliat Jurnalisme Musik Indonesia dan Korea Selatan - Koalisi Seni\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mari berkoalisi untuk ekosistem seni lebih baik, yang membuat orang lebih logis, kritis, imajinatif, inovatif, dan toleran. Jadilah bagian perubahan penting ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/geliat-jurnalisme-musik-indonesia-dan-korea-selatan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Koalisi Seni\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-01-05T09:16:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/screen-shot-2021-01-05-at-14.22.47-e1609838000613.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1072\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"668\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Koalisi Seni\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Koalisi Seni\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/geliat-jurnalisme-musik-indonesia-dan-korea-selatan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/geliat-jurnalisme-musik-indonesia-dan-korea-selatan\/\"},\"author\":{\"name\":\"Koalisi Seni\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/person\/a815874ce5c50d0e5524daf3ac21e942\"},\"headline\":\"Geliat Jurnalisme Musik Indonesia dan Korea Selatan\",\"datePublished\":\"2021-01-05T09:16:21+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/geliat-jurnalisme-musik-indonesia-dan-korea-selatan\/\"},\"wordCount\":704,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/geliat-jurnalisme-musik-indonesia-dan-korea-selatan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/screen-shot-2021-01-05-at-14.22.47-e1609838000613.png\",\"articleSection\":[\"Uncategorized @en\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/geliat-jurnalisme-musik-indonesia-dan-korea-selatan\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/geliat-jurnalisme-musik-indonesia-dan-korea-selatan\/\",\"url\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/geliat-jurnalisme-musik-indonesia-dan-korea-selatan\/\",\"name\":\"Geliat Jurnalisme Musik Indonesia dan Korea Selatan - Koalisi Seni\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/geliat-jurnalisme-musik-indonesia-dan-korea-selatan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/geliat-jurnalisme-musik-indonesia-dan-korea-selatan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/screen-shot-2021-01-05-at-14.22.47-e1609838000613.png\",\"datePublished\":\"2021-01-05T09:16:21+00:00\",\"description\":\"Mari berkoalisi untuk ekosistem seni lebih baik, yang membuat orang lebih logis, kritis, imajinatif, inovatif, dan toleran. Jadilah bagian perubahan penting ini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/geliat-jurnalisme-musik-indonesia-dan-korea-selatan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/geliat-jurnalisme-musik-indonesia-dan-korea-selatan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/geliat-jurnalisme-musik-indonesia-dan-korea-selatan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/screen-shot-2021-01-05-at-14.22.47-e1609838000613.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/screen-shot-2021-01-05-at-14.22.47-e1609838000613.png\",\"width\":1072,\"height\":668},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/geliat-jurnalisme-musik-indonesia-dan-korea-selatan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Geliat Jurnalisme Musik Indonesia dan Korea Selatan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#website\",\"url\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/\",\"name\":\"Koalisi Seni\",\"description\":\"Untuk kebijakan ekosistem seni lebih baik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#organization\",\"name\":\"Koalisi Seni\",\"url\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-koalisi-seni-kotak.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-koalisi-seni-kotak.png\",\"width\":3200,\"height\":3200,\"caption\":\"Koalisi Seni\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/person\/a815874ce5c50d0e5524daf3ac21e942\",\"name\":\"Koalisi Seni\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/person\/image\/7ddff061b6bd383d5224662dd5bd9f16\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/839734f3ed3b1b4d8e057ed712c7b18ca30620f92d29c1701bcce6e3e4cf9fb8?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/839734f3ed3b1b4d8e057ed712c7b18ca30620f92d29c1701bcce6e3e4cf9fb8?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Koalisi Seni\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/koalisiseni.or.id\"],\"url\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/author\/koalisiseni\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Geliat Jurnalisme Musik Indonesia dan Korea Selatan - Koalisi Seni","description":"Mari berkoalisi untuk ekosistem seni lebih baik, yang membuat orang lebih logis, kritis, imajinatif, inovatif, dan toleran. Jadilah bagian perubahan penting ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/geliat-jurnalisme-musik-indonesia-dan-korea-selatan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Geliat Jurnalisme Musik Indonesia dan Korea Selatan - Koalisi Seni","og_description":"Mari berkoalisi untuk ekosistem seni lebih baik, yang membuat orang lebih logis, kritis, imajinatif, inovatif, dan toleran. Jadilah bagian perubahan penting ini!","og_url":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/geliat-jurnalisme-musik-indonesia-dan-korea-selatan\/","og_site_name":"Koalisi Seni","article_published_time":"2021-01-05T09:16:21+00:00","og_image":[{"width":1072,"height":668,"url":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/screen-shot-2021-01-05-at-14.22.47-e1609838000613.png","type":"image\/png"}],"author":"Koalisi Seni","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Koalisi Seni","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/geliat-jurnalisme-musik-indonesia-dan-korea-selatan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/geliat-jurnalisme-musik-indonesia-dan-korea-selatan\/"},"author":{"name":"Koalisi Seni","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/person\/a815874ce5c50d0e5524daf3ac21e942"},"headline":"Geliat Jurnalisme Musik Indonesia dan Korea Selatan","datePublished":"2021-01-05T09:16:21+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/geliat-jurnalisme-musik-indonesia-dan-korea-selatan\/"},"wordCount":704,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/geliat-jurnalisme-musik-indonesia-dan-korea-selatan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/screen-shot-2021-01-05-at-14.22.47-e1609838000613.png","articleSection":["Uncategorized @en"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/geliat-jurnalisme-musik-indonesia-dan-korea-selatan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/geliat-jurnalisme-musik-indonesia-dan-korea-selatan\/","url":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/geliat-jurnalisme-musik-indonesia-dan-korea-selatan\/","name":"Geliat Jurnalisme Musik Indonesia dan Korea Selatan - Koalisi Seni","isPartOf":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/geliat-jurnalisme-musik-indonesia-dan-korea-selatan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/geliat-jurnalisme-musik-indonesia-dan-korea-selatan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/screen-shot-2021-01-05-at-14.22.47-e1609838000613.png","datePublished":"2021-01-05T09:16:21+00:00","description":"Mari berkoalisi untuk ekosistem seni lebih baik, yang membuat orang lebih logis, kritis, imajinatif, inovatif, dan toleran. Jadilah bagian perubahan penting ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/geliat-jurnalisme-musik-indonesia-dan-korea-selatan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/geliat-jurnalisme-musik-indonesia-dan-korea-selatan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/geliat-jurnalisme-musik-indonesia-dan-korea-selatan\/#primaryimage","url":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/screen-shot-2021-01-05-at-14.22.47-e1609838000613.png","contentUrl":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/screen-shot-2021-01-05-at-14.22.47-e1609838000613.png","width":1072,"height":668},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/geliat-jurnalisme-musik-indonesia-dan-korea-selatan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Geliat Jurnalisme Musik Indonesia dan Korea Selatan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#website","url":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/","name":"Koalisi Seni","description":"Untuk kebijakan ekosistem seni lebih baik","publisher":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#organization","name":"Koalisi Seni","url":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-koalisi-seni-kotak.png","contentUrl":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-koalisi-seni-kotak.png","width":3200,"height":3200,"caption":"Koalisi Seni"},"image":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/person\/a815874ce5c50d0e5524daf3ac21e942","name":"Koalisi Seni","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/person\/image\/7ddff061b6bd383d5224662dd5bd9f16","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/839734f3ed3b1b4d8e057ed712c7b18ca30620f92d29c1701bcce6e3e4cf9fb8?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/839734f3ed3b1b4d8e057ed712c7b18ca30620f92d29c1701bcce6e3e4cf9fb8?s=96&d=mm&r=g","caption":"Koalisi Seni"},"sameAs":["https:\/\/koalisiseni.or.id"],"url":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/author\/koalisiseni\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15295","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/29"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15295"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15295\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13690"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15295"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15295"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15295"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/coauthors?post=15295"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}