{"id":15373,"date":"2019-05-06T17:11:40","date_gmt":"2019-05-06T10:11:40","guid":{"rendered":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni\/"},"modified":"2019-05-06T17:11:40","modified_gmt":"2019-05-06T10:11:40","slug":"agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni\/","title":{"rendered":"Agar Filantropis Makin Gencar Dukung Seni"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jakarta<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014Seringkali, seni dipandang sebagai bagian yang terlepas dari keseharian. Padahal, seni budaya Indonesia menemukan nafasnya dalam berbagai praktik yang lekat dengan identitas dan semangat kolektif masyarakat. Menurut <\/span><a href=\"https:\/\/www.un.org\/millenniumgoals\/pdf\/Think%20Pieces\/2_culture.pdf\"><span style=\"font-weight: 400;\">UNESCO<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, kebudayaan memungkinkan akomodasi keberagaman dan penghormatan terhadap hak asasi manusia, sehingga memungkinkan masyarakat untuk sejahtera dan madani.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mendorong lebih banyak filantropis yang memperhatikan seni budaya di Indonesia, Filantropi Indonesia dan Koalisi Seni Indonesia mengadakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Philanthropy Learning Forum<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (PLF) bertajuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Dampak Seni di Masyarakat <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di Ruang Komunal Indonesia Facebook pada Selasa, 30 April 2019. \u201cMelalui forum ini, kami juga berharap mendapat masukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap seni budaya,\u201d ujar Linda Hoemar Abidin, Pengurus Koalisi Seni Indonesia. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hadir sebagai narasumber dalam forum ini adalah Hairun Nisa, Penanggung Jawab Harian Sanggar Anak Akar; Gita Hastarika, Direktur Yayasan Kelola; serta Reza Adhiatma, Direktur Roemah Martha Tilaar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nisa membuka sesi presentasi dengan menceritakan kiprah Sanggar Anak Akar yang telah menawarkan model pendidikan alternatif selama 25 tahun. Sasaran mereka adalah anak-anak yang tidak mendapatkan hak-hak dasar, seperti hak hidup, hak dilindungi dan hak untuk pendidikan. \u201cDalam pendidikan yang kami berikan, seni menempati peran yang penting. Melalui kelas musik, teater dan kerajinan tangan, anak-anak mampu mengembangkan kemampuan pribadi maupun kolektif,\u201d ucapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Desboy, seorang alumni Sanggar Anak akar yang kini mendirikan Sanggar Anak Harapan, membenarkan pernyataan Nisa bahwa seni memiliki dampak positif yang besar dengan mengembangkan imajinasi anak-anak seperti halnya ia dulu. Desboy juga menggugat penyematan istilah \u201canak jalanan\u201d. Ia menyerukan, \u201cSalah satu cara agar rantai kemiskinan tidak diwariskan ke generasi-generasi berikutnya adalah melalui bahasa. Saya tidak suka disebut \u2018anak jalanan\u2019 karena sebutan ini memberikan dampak ke bagaimana saya melihat diri saya. Begitu juga dengan sebutan seperti \u2018anak yatim\u2019, atau \u2018anak panti\u2019. Penggunaan bahasa ini harus diubah.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti Sanggar Anak Akar, Roemah Martha Tilaar yang bertempat di Gombong, Jawa Tengah, juga menggunakan kesenian untuk memantik terciptanya relasi sosial yang lebih inklusif. Menurut Reza, penduduk wilayah Gombong mengalami krisis identitas karena dalam sejarahnya diapit oleh masyarakat yang berkarakter homogen-religius di sebelah timur dan wilayah perdagangan yang heterogen di sebelah barat. \u201cRoemah Martha Tilaar hadir sebagai ruang yang memungkinkan masyarakat Gombong dapat memahami identitas budaya mereka. Pemahaman akan identitas ini menumbuhkan rasa bangga, yang dengan sendirinya membuka berbagai kemungkinan baru,\u201d jelas Reza.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kini Roemah Martha Tilaar telah bekerja sama dengan 19 komunitas, sebagian di antaranya seniman lokal. Belum lama ini, mereka melakukan proyek dokumentasi dengan memetakan cerita rakyat Gombong ke dalam satu buku dengan ilustrator lokal. Buku ini juga diadaptasi menjadi pertunjukan sendratari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-9042\" src=\"http:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/WhatsApp-Image-2019-05-06-at-2.00.01-PM.jpeg\" alt=\"\" width=\"1151\" height=\"646\" data-id=\"9042\" \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Gita Hastarika, kepercayaan akan kekuatan seni sebagai perekat masyarakat dan peranti pemecahan masalah (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">problem solver<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) inilah yang membuat Yayasan Kelola bergerak mengelola pendanaan untuk seni. \u201cUntuk membangun kembali sebuah kota\u2014misalnya dari bencana atau konflik\u2014aspek seni dan budaya sangat dibutuhkan untuk mengembalikan hal-hal <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">intangible<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang hilang. Salah satu penerima Hibah Cipta Perdamaian yang dikelola Yayasan Kelola, Komunitas Paparisa Ambon, menggunakan berbagai medium seperti seni urban untuk menimbulkan semangat keberagaman di wilayah pasca-konflik,\u201d tuturnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sayangnya, belum banyak inisiatif seperti Yayasan Kelola yang berupaya menggalang dukungan finansial kepada upaya-upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui seni budaya. \u201cPadahal sama halnya dengan objek filantropi lain, seni membutuhkan dana untuk tidak hanya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">survive<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (bertahan hidup), namun juga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">thrive<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (tumbuh berkembang),\u201d ujar Budhita Kismadi dari INSPIRIT yang berperan sebagai moderator untuk forum ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu cara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai peran seni dalam kehidupan sehari-hari adalah melalui dokumentasi dan diseminasi. Untuk itu, Koalisi mempublikasikan buku <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Dampak Seni di Masyarakat<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang merangkum sejumlah komunitas yang menggunakan seni untuk menghidupkan masyarakat lokal. \u201cEkspresi budaya belum menjadi kekuatan Indonesia, padahal inilah yang dapat membuat kita melangkah jauh ke depan,\u201d ucap Annayu Maharani, peneliti Koalisi Seni Indonesia, dalam penutupan forum.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> (Eduard Lazarus)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta\u2014Seringkali, seni dipandang sebagai bagian yang terlepas dari keseharian. Padahal, seni budaya Indonesia menemukan nafasnya dalam berbagai praktik yang lekat dengan identitas dan semangat kolektif masyarakat. Menurut UNESCO, kebudayaan memungkinkan akomodasi keberagaman dan penghormatan terhadap hak asasi manusia, sehingga memungkinkan masyarakat untuk sejahtera dan madani. Untuk mendorong lebih banyak filantropis yang memperhatikan seni budaya di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":13254,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[419],"tags":[],"coauthors":[],"class_list":["post-15373","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized-en"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Agar Filantropis Makin Gencar Dukung Seni - Koalisi Seni<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mari berkoalisi untuk ekosistem seni lebih baik, yang membuat orang lebih logis, kritis, imajinatif, inovatif, dan toleran. Jadilah bagian perubahan penting ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Agar Filantropis Makin Gencar Dukung Seni - Koalisi Seni\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mari berkoalisi untuk ekosistem seni lebih baik, yang membuat orang lebih logis, kritis, imajinatif, inovatif, dan toleran. Jadilah bagian perubahan penting ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Koalisi Seni\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-05-06T10:11:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1151\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"646\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Eduard Lazarus\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Eduard Lazarus\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni\/\"},\"author\":{\"name\":\"Eduard Lazarus\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/person\/ac763f4c6791c19da30cb322c797d006\"},\"headline\":\"Agar Filantropis Makin Gencar Dukung Seni\",\"datePublished\":\"2019-05-06T10:11:40+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni\/\"},\"wordCount\":604,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni.jpeg\",\"articleSection\":[\"Uncategorized @en\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni\/\",\"url\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni\/\",\"name\":\"Agar Filantropis Makin Gencar Dukung Seni - Koalisi Seni\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni.jpeg\",\"datePublished\":\"2019-05-06T10:11:40+00:00\",\"description\":\"Mari berkoalisi untuk ekosistem seni lebih baik, yang membuat orang lebih logis, kritis, imajinatif, inovatif, dan toleran. Jadilah bagian perubahan penting ini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni.jpeg\",\"width\":1151,\"height\":646},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Agar Filantropis Makin Gencar Dukung Seni\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#website\",\"url\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/\",\"name\":\"Koalisi Seni\",\"description\":\"Untuk kebijakan ekosistem seni lebih baik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#organization\",\"name\":\"Koalisi Seni\",\"url\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-koalisi-seni-kotak.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-koalisi-seni-kotak.png\",\"width\":3200,\"height\":3200,\"caption\":\"Koalisi Seni\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/person\/ac763f4c6791c19da30cb322c797d006\",\"name\":\"Eduard Lazarus\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/person\/image\/6fc43564b5484eae3a8099c0f616a499\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1e6657b0e447430e9dd3ad3a636c18d32233ba170056d0a9840b7e6b9814249a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1e6657b0e447430e9dd3ad3a636c18d32233ba170056d0a9840b7e6b9814249a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Eduard Lazarus\"},\"url\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/author\/eduard-lazarus\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Agar Filantropis Makin Gencar Dukung Seni - Koalisi Seni","description":"Mari berkoalisi untuk ekosistem seni lebih baik, yang membuat orang lebih logis, kritis, imajinatif, inovatif, dan toleran. Jadilah bagian perubahan penting ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Agar Filantropis Makin Gencar Dukung Seni - Koalisi Seni","og_description":"Mari berkoalisi untuk ekosistem seni lebih baik, yang membuat orang lebih logis, kritis, imajinatif, inovatif, dan toleran. Jadilah bagian perubahan penting ini!","og_url":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni\/","og_site_name":"Koalisi Seni","article_published_time":"2019-05-06T10:11:40+00:00","og_image":[{"width":1151,"height":646,"url":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Eduard Lazarus","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Eduard Lazarus","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni\/"},"author":{"name":"Eduard Lazarus","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/person\/ac763f4c6791c19da30cb322c797d006"},"headline":"Agar Filantropis Makin Gencar Dukung Seni","datePublished":"2019-05-06T10:11:40+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni\/"},"wordCount":604,"publisher":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni.jpeg","articleSection":["Uncategorized @en"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni\/","url":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni\/","name":"Agar Filantropis Makin Gencar Dukung Seni - Koalisi Seni","isPartOf":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni.jpeg","datePublished":"2019-05-06T10:11:40+00:00","description":"Mari berkoalisi untuk ekosistem seni lebih baik, yang membuat orang lebih logis, kritis, imajinatif, inovatif, dan toleran. Jadilah bagian perubahan penting ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni\/#primaryimage","url":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni.jpeg","contentUrl":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni.jpeg","width":1151,"height":646},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/agar-filantropis-makin-gencar-dukung-seni\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Agar Filantropis Makin Gencar Dukung Seni"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#website","url":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/","name":"Koalisi Seni","description":"Untuk kebijakan ekosistem seni lebih baik","publisher":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#organization","name":"Koalisi Seni","url":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-koalisi-seni-kotak.png","contentUrl":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-koalisi-seni-kotak.png","width":3200,"height":3200,"caption":"Koalisi Seni"},"image":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/person\/ac763f4c6791c19da30cb322c797d006","name":"Eduard Lazarus","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/person\/image\/6fc43564b5484eae3a8099c0f616a499","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1e6657b0e447430e9dd3ad3a636c18d32233ba170056d0a9840b7e6b9814249a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1e6657b0e447430e9dd3ad3a636c18d32233ba170056d0a9840b7e6b9814249a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Eduard Lazarus"},"url":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/author\/eduard-lazarus\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15373","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15373"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15373\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13254"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15373"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15373"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15373"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/coauthors?post=15373"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}