{"id":15441,"date":"2017-03-21T14:37:45","date_gmt":"2017-03-21T07:37:45","guid":{"rendered":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar\/"},"modified":"2017-03-21T14:37:45","modified_gmt":"2017-03-21T07:37:45","slug":"siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar\/","title":{"rendered":"Siasat Kebuntuan Bantuan Aktivitas Seni di Makassar"},"content":{"rendered":"<p>Keberlangsungan aktivitas kesenian di Makassar sebagian besar berjalan secara mandiri melalui <em>earned income<\/em> (pendapatan yang diperoleh)<em>. <\/em>Beberapa organisasi seni, menyiasati minimnya dukungan lewat pendekatan individu dengan pemangku jabatan terkait, atau merencanakan proposal program kerjanya setahun sebelum hari acara.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-10105\" src=\"http:\/\/koalisiseni.andangkelana.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar-1-650x433.jpg\" alt=\"\" width=\"650\" height=\"433\" srcset=\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar-1-650x433.jpg 650w, https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar-1-768x512.jpg 768w, https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar-1.jpg 800w\" sizes=\"auto, (max-width: 650px) 100vw, 650px\" \/><\/p>\n<p>Kurangnya bantuan dari pemerintah, perusahaan, dan individu, tidak menyurutkan semangat berkesenian warga Makassar. Namun, tanpa dukungan yang memadai, aktivitas kesenian tentu saja akan berjalan kurang maksimal.<\/p>\n<p>\u201cPengalaman selama ini hanya menggalang dana <em>(fundraising)<\/em> di dalam kampus, karena di masyarakat sendiri susah melihat <em>benefit<\/em> yang bakal ia dapatkan,\u201d kata perwakilan Sanggar Seni Karampuang Universitas Fajar dalam acara <em>cultural hospot <\/em>Koalisi Seni Indonesia (KSI) bertajuk \u201cStrategi dan Taktik <em>Fundraising<\/em> untuk Pelaku Kesenian,\u201d di Tribun Timur Makassar, Rabu (22\/2).<\/p>\n<p>Direktur Eksekutif Filantropi Indonesia sekaligus penulis buku <em>Filantropi di Indonesia<\/em><em>;<\/em><em> Mengapa <\/em><em>t<\/em><em>idak <\/em><em>u<\/em><em>ntuk Kesenian?<\/em> Hamid Abidin, dan bendahara Koalisi Seni Linda Hoemar, menjadi narasumber diskusi ini.<\/p>\n<p><strong>Cara Meraih Dana<\/strong><\/p>\n<p>Kondisi soal pendanaan tadi akhirnya mendorong Sanggar Seni Karampuang untuk menggalang dana lewat hubungan perkawanan, menjual makanan, hingga mengadakan bazar dengan memanggil teman sebanyak-banyaknya untuk berpartisipasi.<\/p>\n<p>Namun, Sanggar Seni Karampuang tidak sendirian. Kedai Buku Jenny (KBJ)\u2500komunitas seni dan budaya yang bergerak di bidang musik hingga isu sosial\u2500juga membiayai diri dari hasil penjualan buku dan kaset musik. Bahkan, KBJ mulai merambah ke sektor pendidikan seni untuk anak-anak di lingkungan sekitar markasnya.<\/p>\n<p>Jika KBJ dan Sanggar Seni Karampuang bergerak secara mandiri, Batara Gowa\u2014organisasi seni yang berfokus pada seni pertunjukan, tari, musik, teater, ritual, dan permainan rakyat\u2014turut menggalang dukungan dari sektor swasta. Bahkan, Direktur Batara Gowa, Ridho, juga bergabung dengan Rotary Club untuk memperluas jaringan. Saat ini, Batara Gowa bekerja sama dengan sutradara Prancis, untuk memproduksi film \u201cPakarena\u201d, sebuah tarian tradisional Sulawesi Selatan.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-10106\" src=\"http:\/\/koalisiseni.andangkelana.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar-3-650x433.jpg\" alt=\"\" width=\"650\" height=\"433\" srcset=\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar-3-650x433.jpg 650w, https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar-3-768x512.jpg 768w, https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar-3.jpg 800w\" sizes=\"auto, (max-width: 650px) 100vw, 650px\" \/><\/p>\n<p>Sementara itu, kemitraan dengan pihak pemerintah digalang oleh Rumah\u2019ta Art Space\u2014komunitas seni yang berkonsentrasi pada seni urban, di luar seni tradisi. Dari program Makassar International Writers Festival (MIWF), Rumah\u2019ta Art Space dapat memperoleh bantuan dari pemerintah.<\/p>\n<p>Siasat dengan pendekatan individu dilakukan Rumah Budaya Nusantara. Salah satunya dengan mengadakan program Hari Tani Sedunia, yang menampilkan kesenian tradisional.<\/p>\n<p>Rumah Budaya Nusantara menggunakan jejaring kekerabatannya, dan memberi pemahaman kepada partisipan tentang tujuan lain dari program, yakni pelestarian budaya. Untuk biaya konsumsi, mereka menyiasati dengan meminta sumbangan makanan dan minum kepada anggota Dewan Perwakilan Daerah setempat.<\/p>\n<p>Di sisi lain, hingga kini, festival masih menjadi tren aktivitas kesenian di Makassar. Namun, tampaknya terdapat perbedaan pemahaman tentang festival, antara pihak pemerintah dan komunitas seni. Bila pemerintah menitikberatkan festival sebagai ajang perlombaan, maka komunitas seni melihat festival tidak hanya sekadar pertunjukan, tapi juga di dalamnya ada berbagai isu sosial-budaya.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, kebutuhan untuk menyambungkan pengertian tentang festival antara komunitas dengan pemerintah dinilai penting, sehingga kesenian menjadi milik bersama warga Makassar. Meski aktivitas kesenian cukup ramai, namun sampai saat ini belum tersedia ruang bersama yang bisa diakses secara bebas oleh para seniman di Makassar.<\/p>\n<p><strong>Fokus Dana, Lupa Kebutuhan<\/strong><\/p>\n<p>Belakangan, angin segar mulai berembus. Ruang untuk menjalin kerja sama antara pemerintah dan para seniman kini dimungkinkan menjadi semakin terbuka, mengingat Dinas Kebudayaan Kota Makassar telah berdiri sendiri, terpisah dari Dinas Pendidikan.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-10108\" src=\"http:\/\/koalisiseni.andangkelana.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar-4-1-650x433.jpg\" alt=\"\" width=\"650\" height=\"433\" srcset=\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar-4-1-650x433.jpg 650w, https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar-4-1-768x512.jpg 768w, https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar-4-1.jpg 800w\" sizes=\"auto, (max-width: 650px) 100vw, 650px\" \/><\/p>\n<p>Sebagai langkah pertama, Dinas Kebudayaan Kota Makassar melakukan pendataan komunitas seni yang ada di Makassar. Di situlah tahap awal untuk membangun kerja sama dengan pemerintah bisa dimulai, walau anggarannya masih terbatas dan tugas pokoknya masih dalam proses perampungan.<\/p>\n<p>Sementara itu, yang signifikan dari proses penggalangan bantuan, menurut Direktur Eksekutif Filantropi Indonesia, Hamid Abidin, adalah hati-hati saat melakukan identifikasi kebutuhan saat melakukan perencanaan.<\/p>\n<p>\u201cBanyak yang fokus sama <em>budget<\/em>, bukan kebutuhan. Jadi minta sana-sini <em>budget<\/em> dan lupa kebutuhannya,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Bantuan tidak selamanya berupa dana segar. Pegiat seni mesti berpikir taktis untuk memperoleh jenis bantuan lainnya dan menyesuaikan jenis bantuan itu dengan <em>concern<\/em> masing-masing donatur, baik individu maupun kelompok, swasta, ataupun negara. Tak lupa, perencanaan yang matang tetap harus dilakukan.<\/p>\n<p>\u201cIf you feel to plan, you plan to feel\u201d, kata bendahara Koalisi Seni, Linda Hoemar.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Di akhir masa tugasnya, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Pemerintah kompak mengebut pengesahan beragam Rancangan Undang-undang (RUU) bermasalah. Salah satunya adalah RUU Ekonomi Kreatif, yang proses pembahasannya menghabiskan biaya banyak namun relatif tertutup dan hanya menghasilkan aturan tanpa gigi.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13294,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[419],"tags":[],"coauthors":[],"class_list":["post-15441","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized-en"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Siasat Kebuntuan Bantuan Aktivitas Seni di Makassar - Koalisi Seni<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mari berkoalisi untuk ekosistem seni lebih baik, yang membuat orang lebih logis, kritis, imajinatif, inovatif, dan toleran. Jadilah bagian perubahan penting ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Siasat Kebuntuan Bantuan Aktivitas Seni di Makassar - Koalisi Seni\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mari berkoalisi untuk ekosistem seni lebih baik, yang membuat orang lebih logis, kritis, imajinatif, inovatif, dan toleran. Jadilah bagian perubahan penting ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Koalisi Seni\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-03-21T07:37:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar-2.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"533\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Koalisi Seni Indonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Koalisi Seni Indonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar\/\"},\"author\":{\"name\":\"Koalisi Seni Indonesia\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/person\/1169383ccc6b34cf2590eb14d5535e04\"},\"headline\":\"Siasat Kebuntuan Bantuan Aktivitas Seni di Makassar\",\"datePublished\":\"2017-03-21T07:37:45+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar\/\"},\"wordCount\":643,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar-2.jpg\",\"articleSection\":[\"Uncategorized @en\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar\/\",\"url\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar\/\",\"name\":\"Siasat Kebuntuan Bantuan Aktivitas Seni di Makassar - Koalisi Seni\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar-2.jpg\",\"datePublished\":\"2017-03-21T07:37:45+00:00\",\"description\":\"Mari berkoalisi untuk ekosistem seni lebih baik, yang membuat orang lebih logis, kritis, imajinatif, inovatif, dan toleran. Jadilah bagian perubahan penting ini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar-2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar-2.jpg\",\"width\":800,\"height\":533},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Siasat Kebuntuan Bantuan Aktivitas Seni di Makassar\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#website\",\"url\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/\",\"name\":\"Koalisi Seni\",\"description\":\"Untuk kebijakan ekosistem seni lebih baik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#organization\",\"name\":\"Koalisi Seni\",\"url\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-koalisi-seni-kotak.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-koalisi-seni-kotak.png\",\"width\":3200,\"height\":3200,\"caption\":\"Koalisi Seni\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/person\/1169383ccc6b34cf2590eb14d5535e04\",\"name\":\"Koalisi Seni Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/person\/image\/ff9277301922930e30f04bdcf15f4fe7\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/28dff173e8e7a3d5d9a84556c0418905bec470171c1230efce01fe9b775cdf00?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/28dff173e8e7a3d5d9a84556c0418905bec470171c1230efce01fe9b775cdf00?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Koalisi Seni Indonesia\"},\"url\":\"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/author\/koalisiseniindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Siasat Kebuntuan Bantuan Aktivitas Seni di Makassar - Koalisi Seni","description":"Mari berkoalisi untuk ekosistem seni lebih baik, yang membuat orang lebih logis, kritis, imajinatif, inovatif, dan toleran. Jadilah bagian perubahan penting ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Siasat Kebuntuan Bantuan Aktivitas Seni di Makassar - Koalisi Seni","og_description":"Mari berkoalisi untuk ekosistem seni lebih baik, yang membuat orang lebih logis, kritis, imajinatif, inovatif, dan toleran. Jadilah bagian perubahan penting ini!","og_url":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar\/","og_site_name":"Koalisi Seni","article_published_time":"2017-03-21T07:37:45+00:00","og_image":[{"width":800,"height":533,"url":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar-2.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Koalisi Seni Indonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Koalisi Seni Indonesia","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar\/"},"author":{"name":"Koalisi Seni Indonesia","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/person\/1169383ccc6b34cf2590eb14d5535e04"},"headline":"Siasat Kebuntuan Bantuan Aktivitas Seni di Makassar","datePublished":"2017-03-21T07:37:45+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar\/"},"wordCount":643,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar-2.jpg","articleSection":["Uncategorized @en"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar\/","url":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar\/","name":"Siasat Kebuntuan Bantuan Aktivitas Seni di Makassar - Koalisi Seni","isPartOf":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar-2.jpg","datePublished":"2017-03-21T07:37:45+00:00","description":"Mari berkoalisi untuk ekosistem seni lebih baik, yang membuat orang lebih logis, kritis, imajinatif, inovatif, dan toleran. Jadilah bagian perubahan penting ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar\/#primaryimage","url":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar-2.jpg","contentUrl":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar-2.jpg","width":800,"height":533},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/siasat-kebuntuan-bantuan-aktivitas-seni-di-makassar\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Siasat Kebuntuan Bantuan Aktivitas Seni di Makassar"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#website","url":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/","name":"Koalisi Seni","description":"Untuk kebijakan ekosistem seni lebih baik","publisher":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#organization","name":"Koalisi Seni","url":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-koalisi-seni-kotak.png","contentUrl":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-koalisi-seni-kotak.png","width":3200,"height":3200,"caption":"Koalisi Seni"},"image":{"@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/person\/1169383ccc6b34cf2590eb14d5535e04","name":"Koalisi Seni Indonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/#\/schema\/person\/image\/ff9277301922930e30f04bdcf15f4fe7","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/28dff173e8e7a3d5d9a84556c0418905bec470171c1230efce01fe9b775cdf00?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/28dff173e8e7a3d5d9a84556c0418905bec470171c1230efce01fe9b775cdf00?s=96&d=mm&r=g","caption":"Koalisi Seni Indonesia"},"url":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/author\/koalisiseniindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15441","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15441"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15441\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13294"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15441"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15441"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15441"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/koalisiseni.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/coauthors?post=15441"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}