/   
Heri Lentho
Surabaya, Jawa Timur

Surabaya, Jawa Timur

Nomor Telepon: +62-818-512-220

Heri Lentho atau Heri Prasetyo merupakan seorang seniman tari asal Malang yang kini berdomisili di Surabaya. Heri Lentho telah mengenal seni tari sejak ia berusia 15 tahun, dimana ia bergabung dengan wayang orang Madyo Taruna Budoyo Malang. Kemudian, ia mendalami seni tari di Jurusan Seni Tari IKIP Surabaya.

 

Heri Lentho dikenal akan karya-karyanya yang berupa koreografi. Karya-karya yang telah dihasilkan oleh Heri Lentho diantaranya adalah Mumet (2000), Sang Congkak (2001), Skenario Sunat (2002), Poli-Tikus (2003), Sarang Tikus (2004), Tong Kosong, Surabaya Dance Festival (2007), Suara Padi, pentas keliling di Malang, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar (2007), Rai Gedheg & Kuwung Wetan, Festival Reog Ponorogo (2008), Panji Remeng (2008), Bedayan Orde Antri (2008), Sapu Bersih (2009), dan Sumpah Palapa Puncak HUT Jatim (2010).

 

Heri Lentho bersama teman-temannya aktif menggelar berbagai acara seni dan budaya, seperti Festival Topeng Muludan di Surabaya, Festival Cak Durasim, Kahyangan Arts Festival, Surabaya Juang, Gebyar-Gebyar Surabaya, Citraland Superfest Surabaya, dan Festival Budaya Jawa Timur.

 

Dalam ranah organisasi, Heri Lentho sibuk aktif di Surabaya Juang, sempat menjadi koordinator Komunitas Seni Oemar, Sekretaris Persatuan Pedalangan Indonesia Komda Jawa Timur (2006-2010), dan Ketua Bidang Program di Dewan Kesenian Jawa Timur (2008-2010).

 

Heri Lentho pernah mendapat undangan untuk menyajikan pertunjukkan kesenian daerah pada festival musim panas di Art Center Toga, Jepang. Dalam acara yang diselenggarakan pada tahun 2015 tersebut, Heri Lentho menampilkan koreografi yang berjudul Topeng Bang-Tih (abang-putih) atau dalam Bahasa Indonesia berarti merah-putih.

 

Selain itu, Heri Lentho merupakan penggagas acara pementasan Centini Bungkus. Pementasan yang dilaksanakan pada tahun 2016 di Gedung Balai Pemuda ini, mengisahkan tentang perjalanan batin dan jiwa seorang perempuan Jawa yang memiliki berbagai aturan mengikat pada dirinya.

 

Di tahun 2019, Heri Lentho menjadi sutradara dalam acara Parade Surabaya Juang. Parade ini merupakan rangkaian dari acara-acara sebelumnya, seperti acara Sekolah Kebangsaan yang mana memberikan semangat kepada anak-anak untuk cinta tanah air dan mengenang jasa para pahlawan. Tujuan utama dari diadakannya rangkaian acara tersebut adalah untuk mentransformasikan nilai-nilai perjuangan dan heroisme kepada para generasi muda.

New Post
Let's Speed Up Change

Imagine Indonesia as a place where everyone can get the maximum benefit from art — we become a nation that is more logical, critical, imaginative, innovative, and tolerant. Art is an integral part of education and all useful activities. You can help Koalisi Seni push for that change to happen more quickly. Click this link to find out how:

Please type and press enter to search

X