/   
Teater Satu
Lampung

Jl. Bukit Kemiling Raya,
Gang Waluh 7 No. 45,
Kec. Kemiling, Bandar Lampung

Alamat Email: teater_satu@yahoo.com
Website / Blog URL: http://theatersatu.com

Teater Satu didirikan oleh Iswadi Pratama di Tanjung Karang, Lampung, pada 1996. Misi Teater Satu ialah melaksanakan program-program kesenian, kebudayaan, pendidikan, dan sosial yang dapat menginspirasi masyarakat untuk meraih nilai-nilai yang dapat mendorong terjadinya perubahan hidup ke arah yang lebih baik. Teater Satu telah mementaskan lebih dari lima puluh naskah drama, antara lain, Prita Isteri Kita karya Arifin C. Noor (1996), Jerit Tangis Malam Buta karya Rolf Lauckner (1998), Menunggu Godot karya Samuel Beckett (2000), Penagih Hutang karya Anton Chekov (2003). Pada 2002 dan 2004 Teater Satu memperoleh Hibah Seni Kelola untuk pementasan keliling lakon Nostalgia Sebuah Kota karya Iswadi Pratama. Naskah ini mendapatkan predikat Naskah Terbaik dalam Festival Teater Alternatif GKJ Award (2003) dan dipentaskan kembali oleh kolaborasi seniman Eropa dan Indonesia di Orangerie Theater, Köln, Jerman (2009). Selain melakukan pementasan teater, Teater Satu juga terlibat dalam berbagai penelitian, pelatihan dan pembinaan terkait peningkatan apresiasi sastra di kalangan remaja.

 

Individu/Organisasi Terkait:

Imas Sobariah merupakan pendiri Koalisi Seni Indonesia. Imas mengeyam pendidikan di Sekolah Tinggi Seni Indonesia (ASTI), Bandung. Pada 1992—1993 menjadi anggota Teater Ketjil pimpinan Arifin C. Noer. Pada 1994 ia membentuk Teater Mitra yang adalah bagian dari Taman Budaya Lampung. Imas kemudian mengelola Teater Satu yang ia dirikan bersama suaminya Iswadi Pratama. Di situ ia menjadi direktur, manajer, penulis naskah, perancang kostum dan sutradara. Beberapa karya teater yang telah di produksi oleh Imas, antara lain,Wanci (1995), Kosong (1996), Kamar SebelahSi Aruk dan PangeranLysistrata (1997), Antigone (2000), Pelayan (2003) dan Nyai Ontosoroh (2007). Selain itu Imas juga aktif menghadiri forum acara yang diselenggarakan di dalam negeri maupun di luar negeri, antara lain Women Playwrights International Conference di Jakarta dan Ubud, Bali (2006) dan the Exchange Playwrights’ Forum di Malaysia (2007).

Tulisan Terbaru
Dukungan Untuk Koalisi Seni

Dukungan publik adalah salah satu faktor penting untuk meningkatkan upaya Koalisi Seni mendorong terwujudnya ekosistem seni yang lebih sehat. Bagaimana Anda bisa membantu agar Koalisi Seni secara berkelanjutan dapat melakukan advokasi kebijakan? Klik tautan berikut untuk mendukung Koalisi Seni:

Silakan ketik dan tekan enter untuk mencari

X